Manusia yang masih menggantungkan dirinya dengan alam atau food gathering tak ubahnya kita termasuk ke dalam katagori masyarakat prasejarah atau primitif. Manusia memasuki zaman sejaraah ditandai dengan manusia itu mengenal tulisan. Tulisan yang pertama kali ditemukan adalah prasasti kutai yang terletak di tepi sungai Mahakam, Kabupaten Mahakam Kutai, Kalimantan Timur. Prasasti itu memakai bahasa sanskerta dan huruf pallawa menunjukkan bahwa telah terdapat golongan sosial masyarakat yang menguasai bahasa dan tulisan tersebut. Dari embrio Kutai lah mulai berkembang tulis menulis. Kita yang hidup di zaman serba modern, perihal tulis menulis ini tentunya sejak zaman sejarah sampai sekarang terus mengalami perkembangan karena di zaman modern ini kita yang telah mengenyam pendidikan sudah banyak yang bisa baca tulis berbeda dengan zaman sejarah yang hanya golongan teryentu yang bisa baca tulis. Dengan pengetahuan baca tulis, kita bisa membudayakan membaga dan menulis dalam kehidupan sehari-hari agar kita tidak disebut masyarakat yang masih primitif.
By Mini Febrianti on Jun 9, 2008 | Reply
Manusia yang masih menggantungkan dirinya dengan alam atau food gathering tak ubahnya kita termasuk ke dalam katagori masyarakat prasejarah atau primitif. Manusia memasuki zaman sejaraah ditandai dengan manusia itu mengenal tulisan. Tulisan yang pertama kali ditemukan adalah prasasti kutai yang terletak di tepi sungai Mahakam, Kabupaten Mahakam Kutai, Kalimantan Timur. Prasasti itu memakai bahasa sanskerta dan huruf pallawa menunjukkan bahwa telah terdapat golongan sosial masyarakat yang menguasai bahasa dan tulisan tersebut. Dari embrio Kutai lah mulai berkembang tulis menulis. Kita yang hidup di zaman serba modern, perihal tulis menulis ini tentunya sejak zaman sejarah sampai sekarang terus mengalami perkembangan karena di zaman modern ini kita yang telah mengenyam pendidikan sudah banyak yang bisa baca tulis berbeda dengan zaman sejarah yang hanya golongan teryentu yang bisa baca tulis. Dengan pengetahuan baca tulis, kita bisa membudayakan membaga dan menulis dalam kehidupan sehari-hari agar kita tidak disebut masyarakat yang masih primitif.