Kebudayaan tidak akan ada tanpa ada manusia yang membuatnya.Kebudayaan itu sendiri lahir dari awal penciptaan manusia di bumi beserta isinya.
Manusia dengan akal budinya telah mengembangkan berbagai macam sistem tindakan demi keperluan hidup,sehingga menjadi mahluk berkuasa di muka bumi ini.Namun,berbagai macam sistem tindakan tadi harus dibiasakan olehnya dengan belajar sejak manusia lahir selama seluruh jangka waktu hidupnya sampai kematian menjemput.Karena kemampuan untuk melaksanakan semua sistem tindakan itu tidak terkandung dalam gennya atau tidak dibawa manusia bersamaan dengan kelahirannya.
Kebudayaan itu sendiri adalah hasil karya akal pemikiran manusia yang dituangkan dalam segala aspek hidupnya berupa sesuatu yang nyata terlihat dan sesuatu yang tidak terlihat tapi sudah menjadi budaya dan ditiru oleh manusia lain.
Proses belajar kebudayaan sendiri dapat melalui pendekatan internalisasi yang merupakan proses awal sejak individu dilahirkan sampai kemudian hampir meninggal dan itu melalui proses yang panjang.Di dalam ini,proses belajar dimana individu memiliki watak yang dibawa sejak lahir untuk mengembangkan berbagai macam hasrat,nafsu serta emosi dalam pembentukan kepribadiannya.Tinggal individu masing-masing yang melakukan berbagai cara untuk membangkitan dari berbagai macam isi kepribadian tergantung rangsangan dari lingkungan sekitar seperti alam,sosial maupun budaya.Disini akan membentuk individu yang belajar melalui proses internalisasi menjadi milik kepribadian individu.
Yang kedua proses sosialisasi dengan maksud proses dimana individu dari baru lahir sampai dewasa berusaha menyesuaikan diri atau beradaptasi dalam intern keluarga maupun lingkungan sosial disekitarnya.
Yang ketiga enkulturasi adalah proses seorang individu mempelajari dan menyesuaikan atas sikap dan prilaku serta tindakan dengan sistem norma yang berlaku di sekitar tempat tnggalnya.
Kebudayaan tidak akan ada tanpa ada manusia yang menciptakannya.Untuk itu manusia berusaha menggunakan akal pikirannya untuk membuat suatu kebiasaan yang akan dilanjutkan turun temurun dan membudaya sampai sekarang.
By mini febrianti on Mar 5, 2008 | Reply
Kebudayaan tidak akan ada tanpa ada manusia yang membuatnya.Kebudayaan itu sendiri lahir dari awal penciptaan manusia di bumi beserta isinya.
Manusia dengan akal budinya telah mengembangkan berbagai macam sistem tindakan demi keperluan hidup,sehingga menjadi mahluk berkuasa di muka bumi ini.Namun,berbagai macam sistem tindakan tadi harus dibiasakan olehnya dengan belajar sejak manusia lahir selama seluruh jangka waktu hidupnya sampai kematian menjemput.Karena kemampuan untuk melaksanakan semua sistem tindakan itu tidak terkandung dalam gennya atau tidak dibawa manusia bersamaan dengan kelahirannya.
Kebudayaan itu sendiri adalah hasil karya akal pemikiran manusia yang dituangkan dalam segala aspek hidupnya berupa sesuatu yang nyata terlihat dan sesuatu yang tidak terlihat tapi sudah menjadi budaya dan ditiru oleh manusia lain.
Proses belajar kebudayaan sendiri dapat melalui pendekatan internalisasi yang merupakan proses awal sejak individu dilahirkan sampai kemudian hampir meninggal dan itu melalui proses yang panjang.Di dalam ini,proses belajar dimana individu memiliki watak yang dibawa sejak lahir untuk mengembangkan berbagai macam hasrat,nafsu serta emosi dalam pembentukan kepribadiannya.Tinggal individu masing-masing yang melakukan berbagai cara untuk membangkitan dari berbagai macam isi kepribadian tergantung rangsangan dari lingkungan sekitar seperti alam,sosial maupun budaya.Disini akan membentuk individu yang belajar melalui proses internalisasi menjadi milik kepribadian individu.
Yang kedua proses sosialisasi dengan maksud proses dimana individu dari baru lahir sampai dewasa berusaha menyesuaikan diri atau beradaptasi dalam intern keluarga maupun lingkungan sosial disekitarnya.
Yang ketiga enkulturasi adalah proses seorang individu mempelajari dan menyesuaikan atas sikap dan prilaku serta tindakan dengan sistem norma yang berlaku di sekitar tempat tnggalnya.
Kebudayaan tidak akan ada tanpa ada manusia yang menciptakannya.Untuk itu manusia berusaha menggunakan akal pikirannya untuk membuat suatu kebiasaan yang akan dilanjutkan turun temurun dan membudaya sampai sekarang.